Cherreads

Chapter 542 - Sosok yang Melampaui Nalar

Di ruang hampa — *BOOM!! *

Ledakan besar mengguncang area. Cahaya menyilaukan menyebar ke segala arah.

Tubuh Napstylea terpental jauh. Armornya bergetar hebat. Beberapa bagian retak halus.

"…Ugh—!" Ia mencoba menstabilkan diri. Namun dorongan itu terlalu kuat.

Puluhan serangan — seperti hujan — menghantamnya sekaligus.

Napstylea akhirnya berhenti. Mengambang. Namun — jelas terluka.

---

Di dalam helm — peringatan terus berbunyi.

"Kerusakan meningkat. Stabilitas armor menurun."

Napstylea menggertakkan giginya. Matanya menatap ke depan.

"…Siapa…"

---

Dari kejauhan — sebuah kapal besar muncul. Lebih besar dari yang lain.

Dan di atasnya — berdiri satu sosok. Diam. Tenang. Melipat kedua tangan di dada.

Gyroll Vergris.

Tatapannya lurus ke arah Napstylea. Tanpa emosi. Seolah — serangan tadi — hanya pemanasan.

Napstylea menyipitkan mata. "…Dia yang memimpin…"

---

Di dalam Nexus —

Layar utama menampilkan sosok itu.

Aryes terdiam. "…Dia… sudah di sana?"

Lira membelalak. "…Tidak mungkin… jaraknya tadi—"

Violys yang memantau dari Minor 4 X2 ikut terkejut. "…Perpindahan instan?"

Data terus masuk. Proxi 5R menganalisis cepat. "Kemungkinan: pemindahan ruang."

Hening sejenak.

Aryes mengerutkan kening. "…Dalam waktu sekejap…?"

Lira menelan napas. "…Itu bukan teknologi biasa…"

Proxi menjawab datar. "…Analisis menunjukkan kemampuan tersebut umum di wilayah ini."

Semua terdiam.

---

"…Umum…?" Napstylea berbisik pelan. Masih menatap Gyroll dari kejauhan.

---

Di kapal perompak —

Gyroll tetap berdiri. Angin hampa seolah tidak mempengaruhinya.

"…Perpindahan ruang." Ia berkata pelan. "…Kekuatan sederhana."

Bagi mereka — itu biasa. Digunakan untuk menjelajah. Untuk bertarung. Untuk berburu.

Namun — ada batasnya. Cooldown. Waktu jeda.

Namun tetap saja — bagi manusia — itu di luar nalar.

---

Napstylea mengepalkan tangannya. Energi armornya kembali meningkat. "…Jadi begini level mereka…"

---

Di Nexus —

Aryes menatap layar dengan serius. "…Kita meremehkan mereka…"

Lira mengangguk pelan. "…Ini bukan sekadar perompak biasa…"

---

Sementara itu —

Gyroll menurunkan tangannya. Ia melangkah maju.

Dan dalam sekejap — HILANG.

Napstylea terkejut. "…?"

Instingnya langsung bereaksi.

*BOOM!! *

Serangan lain datang — cepat — terasa lebih dekat.

---

Pertempuran kini — tidak lagi seimbang.

Karena lawan mereka — adalah makhluk — yang menganggap kekuatan luar biasa — sebagai hal biasa.

More Chapters