Cherreads

Chapter 551 - Yang Tersisa

Di ruang hampa — cahaya mulai meredup. Ledakan tidak lagi seintens sebelumnya.

Pertarungan — telah berubah.

Napstylea tergeletak di atas pecahan asteroid. Tubuhnya hampir tidak bergerak. Armor peraknya — retak. Redup. Sistemnya masih berbunyi lemah. "Energi kritis…"

Ia mencoba bangkit — namun gagal. "…Belum…" Namun tubuhnya tidak merespon.

---

Di sisi lain —

Jester terduduk di atas sebuah komet kecil. Napasnya berat. Kartu-kartu Arkana di sekelilingnya — hanya tersisa sedikit.

"…Hah…" Ia tertawa kecil. Namun lemah. "…Itu… terlalu banyak…"

Memanggil ribuan kartu — menguras semuanya. Ia menatap ke depan. Gyroll — masih berdiri. Tanpa luka berarti.

Jester menggeleng pelan. "…Ini curang…"

---

Di tengah semua itu —

Hanya satu yang masih berdiri tegak.

Zero.

Armor emas-hitamnya masih menyala. Meski penuh goresan. Ia berdiri di antara — Napstylea yang tumbang — dan Jester yang kelelahan.

Tatapannya lurus ke depan. Ke arah — Gyroll.

Hening. Tidak ada kata-kata. Hanya tekanan.

Zero mengangkat tangannya sedikit. Bersiap. Meski sendirian — ia tidak mundur.

---

Di kejauhan —

Gyroll menatapnya.

"…Yang terakhir." Nada suaranya datar. "…Kau masih berdiri."

Zero menjawab singkat. "Aku saja sudah cukup."

Tidak ada keraguan. Tidak ada rasa takut. Hanya satu hal — bertahan.

---

Di dalam Nexus —

Aryes melihat itu semua. Tangannya mengepal. "…Tinggal dia…"

Lira menatap layar. Wajahnya tegang. "…Violys harus cepat…"

Karena jika tidak — Zero — tidak akan bisa menahan lebih lama.

---

Ruang hampa kembali sunyi.

More Chapters