Cherreads

Chapter 596 - Pedang Kekaisaran

Malam di balkon istana Urco Tastarius terasa tenang. Oreons dan Yllarxa masih berdiri menikmati langit penuh bintang. Sesekali — percakapan kecil terdengar di antara mereka. Bahkan Oreons yang biasanya dingin tampak sedikit lebih santai. Yllarxa tersenyum kecil melihat perubahan itu.

Namun ketenangan tersebut tidak berlangsung lama.

---

*TAP… TAP… *

Langkah kaki perlahan mendekat menuju balkon. Oreons dan Yllarxa menoleh bersamaan.

Seorang pria berjubah armor emas berjalan mendekat dengan tenang. Rangers.

Begitu melihat suasana di balkon — Rangers langsung berhenti sejenak lalu menundukkan kepala hormat. "Maaf mengganggu momen indah kalian, Yang Mulia."

Yllarxa tersenyum tipis kecil. Sedangkan Oreons tetap tenang. "Ada laporan?"

Rangers mengangguk pelan. Ia kemudian melangkah maju sambil menatap langit malam di kejauhan. "Hampir seluruh pasukan kekaisaran sudah siap bergerak."

Layar hologram kecil muncul di hadapan mereka. Menampilkan berbagai armada perang yang mulai aktif di banyak konstelasi. "Prajurit inti. Pasukan penyerang. Dan armada tempur utama. Semuanya sudah berada dalam kondisi siaga perang."

Suasana perlahan berubah serius.

Rangers kemudian menatap Oreons. "Apakah kita akan mulai memerangi ras-ras yang dianggap mengancam kekaisaran?"

Pertanyaan itu membuat balkon kembali sunyi. Angin malam berhembus perlahan melewati jubah mereka.

Lalu — Oreons menggeleng pelan. "…Tidak."

Rangers sedikit terdiam.

Oreons menatap luasnya galaksi dari balkon tinggi istana. "Aku tidak tertarik menyerang pihak lemah." Tatapannya perlahan berubah dingin. "Selama mereka tidak mengancam kekaisaran — aku tidak perlu bergerak."

Yllarxa memperhatikan Oreons dalam diam. Karena itulah cara berpikir penguasa galaksi tersebut. Oreons bukan tipe pemimpin yang menyerang tanpa alasan. Ia hanya akan mengangkat pedang — jika ada bahaya besar yang benar-benar mengarah pada kekaisaran. Atau seseorang yang cukup kuat untuk mengguncang kekuasaannya.

Rangers akhirnya mengangguk hormat. "Dimengerti, Yang Mulia."

Di balik ketenangan itu — Rangers mengetahui satu hal. Galaksi saat ini mulai dipenuhi keberadaan yang tidak biasa.

More Chapters