Cherreads

Chapter 623 - Penyamaran Kan'al

Malam di istana Urco Tastarius semakin ramai. Para bangsawan, pengawal pribadi, dan pelayan terus berlalu-lalang di lorong utama istana. Semua perhatian tertuju pada rapat galaksi besar yang sedang berlangsung. Dan di balik keramaian itu — sebuah rencana penyusupan mulai dijalankan.

---

Di area luar pelabuhan istana —

Kan'al Umklae berdiri sambil gemetar kecil. "A-aku benar-benar harus melakukan ini…"

Di belakangnya — Xerga menatap serius. "Kau satu-satunya yang bisa menyamar sempurna."

Kan'al menghela napas panjang.

Beberapa menit sebelumnya — ia baru saja menjalankan bagian paling berbahaya dari rencana mereka. Seorang anak bangsawan kebetulan berjalan sendirian menuju area pelabuhan pribadi. Dan demi misi — Kan'al terpaksa menyerangnya diam-diam hingga pingsan. Untungnya — anak itu tidak terluka serius. Carrien bahkan memastikan bocah tersebut dipindahkan dengan aman ke dalam kapal armada kosong agar tidak ditemukan dulu.

Meski begitu — Kan'al tetap merasa bersalah. "…Aku benci bagian ini."

Namun sekarang — penyamaran sudah aktif. Wajah, suara, bahkan aura energi Kan'al berubah sempurna menyerupai anak bangsawan tersebut. Kemampuan menyamarnya benar-benar luar biasa.

9562 memindai tubuhnya. "Penyamaran sempurna. Tingkat keberhasilan identitas: 98%."

Kan'al menarik napas panjang. "…Baiklah."

Lalu ia mulai berjalan menuju pintu utama istana.

---

Dua prajurit kekaisaran langsung menghentikannya. Sebelum mereka curiga — Kan'al berbicara dengan nada angkuh khas bangsawan. "Kalian menghalangi jalanku?"

Kedua prajurit langsung menunduk hormat. "M-maaf Tuan Muda!"

Kan'al hampir panik dalam hati. Namun ia tetap mempertahankan ekspresi tenang. Dan akhirnya — ia berhasil memasuki istana tanpa dicurigai sedikit pun.

---

Di dalam aula utama — kemewahan istana langsung terlihat jelas. Lampu kristal energi memenuhi langit-langit. Para bangsawan berbincang santai sambil menikmati jamuan.

Dan yang paling merepotkan — orang tua asli dari identitas yang ia curi ternyata juga ada di sana.

Kan'al langsung pucat saat seorang wanita bangsawan menghampirinya. "Kau dari mana saja sejak tadi?"

Kan'al hampir salah bicara. Namun ia cepat menenangkan diri. "…Aku hanya berjalan-jalan sebentar."

Wanita itu tersenyum lembut tanpa curiga. "Jangan terlalu jauh dari kami."

Kan'al hanya mengangguk cepat sambil menahan gugup. Sementara itu — matanya terus memperhatikan sekitar istana diam-diam. Mencari jalur menuju pusat sistem komunikasi kekaisaran.

Sedikit kesalahan saja — penyamaran ini bisa terbongkar kapan saja.

More Chapters