Storm melesat dengan kecepatan tinggi. Api kosmik mengalir di sepanjang kedua Two Spears of Fire yang berada di tangannya. Ia menyerang Dargon dari depan.
*CLANG! *
Dargon mengangkat Eternal Golden Dragon Sword dan menangkis kedua tombak tersebut. Benturan kekuatan mereka menghasilkan gelombang energi yang langsung menyebar ke seluruh Gamma Draconis.
*BOOOOOOM! *
Konstelasi itu kembali bergetar. Asteroid-asteroid di sekitar mereka bergeser dari jalurnya. Storm tidak memberi kesempatan. Ia kembali menyerang dari samping. Dargon memutar tubuhnya dan menebaskan pedangnya.
*SHING! *
Storm segera membalas dengan salah satu tombaknya. Namun—
*BOOOOM! *
Pedang Dargon tiba-tiba memancarkan energi emas yang sangat besar. Hempasan energi tersebut menghantam Storm secara langsung. Tubuh Xyrares Vonalys terpental jauh. Storm berusaha menghentikan lajunya dengan kedua kakinya di ruang hampa, tetapi dorongan energi emas itu terlalu kuat. Ia akhirnya berhasil menstabilkan tubuhnya setelah melayang cukup jauh.
Storm menggeram. "Kau masih punya kekuatan sebesar ini..."
Dargon tidak menjawab. Ia hanya menatap Storm. Kemudian pandangannya bergeser. Ke arah lain. Di sana... Arabels dan Napstylea berada cukup jauh dari pusat pertarungan.
Dargon tiba-tiba melesat.
*FWOOSH! *
Storm langsung menyadari perubahan arah tersebut. "Brengsek!" Raja Naga itu tidak lagi menuju Storm. Targetnya sekarang adalah Arabels dan Napstylea.
Dargon menyadari bahwa mengalahkan Storm secara langsung mungkin membutuhkan waktu dan tenaga yang besar. Namun ada cara lain. Jika Storm bertarung demi melindungi mereka berdua... Maka menyerang salah satu dari mereka bisa membuat Storm kehilangan konsentrasi.
Dargon mempercepat gerakannya. Arabels terkejut melihat cahaya emas mendekat. "Napstylea!" Napstylea segera mengaktifkan Armor Silver. Namun ia tahu... Kecepatan Dargon jauh melampaui dirinya.
Storm melihat kejadian itu dari kejauhan. Tatapannya langsung berubah. "Jangan sentuh mereka!" Api kosmik meledak dari tubuhnya. Storm melesat mengejar Dargon.
*FWOOSH! *
Dargon terus bergerak menuju Arabels dan Napstylea. Storm mengejarnya dari belakang.
Bersambung.
