Malam di kota H2700 terlihat tenang.
Lampu-lampu kota menyala di sepanjang jalan.
Beberapa kendaraan masih melintas di jalan raya, sementara sebagian besar penduduk sudah berada di rumah masing-masing.
Namun—
Langit malam itu tidak sepenuhnya tenang.
Di kejauhan—
Beberapa kilatan cahaya muncul di langit.
Seperti bintang yang bergerak sangat cepat.
Namun mereka bukan bintang.
Di salah satu gedung tinggi kota—
Beberapa orang berdiri mengamati langit.
Kael berdiri dengan kedua tangan di belakang punggungnya.
Matanya menatap cahaya-cahaya yang melesat di langit.
Di dekatnya berdiri Varbosta.
Pria itu juga memperhatikan fenomena yang sama.
Varbosta akhirnya berbicara.
"Banyak sekali meteor yang jatuh."
Kael tidak menjawab langsung.
Kilatan cahaya lain melesat melewati langit malam.
Varbosta menghela napas pelan.
"Tapi itu bukan meteor."
Ia menatap Kael.
"Itu adalah Pahlawan APH."
Kael akhirnya mengangguk sedikit.
"Ya."
***
Sementara itu—
Di tempat lain di kota yang sama—
Beberapa orang juga melihat pemandangan itu.
Di halaman sebuah rumah besar—
Seren berdiri menatap langit dengan wajah khawatir.
Di sampingnya berdiri Rasar.
"Lihat itu…"
Seren menunjuk ke langit.
Kilatan cahaya kembali melintas.
Rasar mengamati dengan wajah serius.
"Aku mengenali energi itu."
Seren menoleh kepadanya.
"Apa dari APH?"
Rasar mengangguk pelan.
"Bukan hanya satu atau dua."
Ia menatap langit dengan lebih fokus.
"Sangat Banyak."
Seren menggigit bibirnya.
"Kenapa mereka bergerak sebanyak itu?"
Rasar tidak langsung menjawab.
***
Di tempat lain—
Di balkon sebuah mansion besar—
Robert Krysren juga berdiri melihat langit malam.
Kilatan cahaya kembali muncul.
Robert menyipitkan matanya.
"Pahlawan…"
Ia mengenali tanda itu.
***
Banyak penduduk kota H2700 juga mulai keluar rumah.
Mereka menatap langit dengan rasa penasaran.
Beberapa orang bahkan mulai merekam dengan perangkat mereka.
"Lihat!"
"Ada apa itu?"
"Banyak sekali cahaya!"
Namun bagi orang-orang yang memahami situasi—
Pemandangan itu bukan sesuatu yang biasa.
Itu adalah tanda yang sangat jelas.
Pahlawan APH sedang bergerak.
Jumlahnya tidak sedikit.
Kembali ke atap gedung—
Varbosta akhirnya berkata pelan.
"Sepertinya mereka benar-benar serius kali ini."
Kael masih menatap langit.
Kilatan cahaya terus bergerak menuju satu arah.
Varbosta melanjutkan dengan nada berat.
"Aku tidak menyangka…"
Ia berhenti sejenak.
"Tuan Dooms sampai mengerahkan semua pahlawan."
Kael tetap diam beberapa detik sebelum menjawab.
"Kalau dia sudah memutuskan sesuatu…"
"Dia tidak akan setengah-setengah."
***
Di berbagai tempat di kota H2700—
Banyak orang masih melihat cahaya-cahaya itu bergerak di langit.
Namun hanya sedikit yang benar-benar memahami arti pemandangan itu.
