Cherreads

Chapter 16 - Bab 16 pelatihan

Siapakah yang melakukan semua ini?, Apakah pelaku nya seorang kultivator terkuat?.

Orang-orang penduduk berpikir bahwa mungkin saja seorang kultivator sedang melakukan misi nya.

Kemudian, di wilayah hutan kematian itu, semua makhluk iblis berpenghuni mulai berkeliaran dimana mana ketika batu tersebut menghantam mereka sampai mati. Misalnya, ular hijau dan kera hitam dengan jumlah yang tak terhitung mencari perlindungan di atas kehancuran wilayah ini. Dan, saat ini terjadi, seluruh tubuh mereka habis terbakar menjadi desiran debu hitam beterbangan, ketika luncuran batu tersebut mengenai mereka.

Meskipun ini terjadi, kelompok zhu xilin tegang dan tampak terkejut saat mendengar ledakan hebat dari kejauhan, mereka langsung berhenti dan berbalik, mereka menggantung di langit. Ekspresi mereka sangat takjud.

" Aku tidak menduga akan terjadi seperti itu.."

" Beruntung nya, kita tidak berada disana "

Beberapa murid tampak bergemetar dan sedikit bertegun. namun, ekspresi zhu xilin terdiam dengan perasaan bingung dibenak nya, dia awal nya tidak menyangka jika kejadian ini membuat dia dan para muridnya cukup beruntung bertemu seseorang terkuat dan lebih kuat nya dari mereka untuk kedua kali nya datang menolong mereka.

Selain itu, zhu xilin mengingat kejadian sebelum nya, dia merasa bersalah ketika meninggalkan lembah gunung tersebut, dia berniat mencari xiao chen di dalam lorong itu. Tetapi, salah satu murid nya tidak membiarkan nya dalam bahaya. Namun, sekarang lembah gunung itu telah berubah menjadi tumpukan batu raksasa dengan lahar api yang cukup padat.

Apalagi sekarang, zhu xilin benar benar bersentimental dari kejadian ini. Dia tidak dapat membalas kebaikan itu. Dari awal, zhu xilin sangat berjasa kepada nya, terutama ketika xiao chen datang menyelamatkan salah satu murid nya dalam bahaya.

" guru, apakah kamu baik baik saja? " salah satu murid di samping nya bertanya. Ekspresi nya bingung.

Ekspresi zhu xilin dengan cepat berubah menjadi tenang, dia berkata. " tentu, aku baik baik saja. Guru berpikir kita benar benar beruntung bertemu orang yang sudah menyelamatkan kita untuk kedua kali nya. Sayangnya, kita tidak dapat mencari senior xiao " zhu xilin menghela nafas dan sedikit menggelengkan kepala dengan ekspresi prihatin.

Wajah para murid itu langsung tenggelam rasa bersalah, saat mendengar kata kata zhu xilin. Mereka ingat kejadian awal setelah memasuki wilayah itu, banyak iblis dan iblis besar hampir membuat nyawa mereka melayang dan beruntung nya mereka bertemu dengan pemuda berjubah hitam dan hampir akrab dengan mereka, walaupun menyalahkan pemuda itu.

Namun, para murid itu menyadari kebaikan sosok itu tidak dapat di balas oleh mereka. Entah, bagaimana xiao chen masih berada di sana atau tidak.

Para murid itu tidak berani mencoba untuk kembali karena situasi wilayah itu mengalami kehancuran dimana mana. hanya terlihat batu demi batu besar di sana.

" guru, kamu benar. jika senior xiao tidak ada disini dan membawa kita ke tempat aman mungkin kita tidak berada di sini.."

" kamu benar saudara, seandainya kita..

salah satu murid itu langsung menyeka air mata nya saat mata nya berkaca kaca dengan sendu. dia bersentimental dan yang lainnya juga merasakan hal sama ketika mereka saling bertukar pandangan dari murid lain nya. ekspresi mereka menjadi sedih sekejab.

zhu xilin menghela nafas dengan prihatin. " sekarang kita bukan waktu nya untuk berduka. lebih baik kita kembali ke penginapan lebih dulu, pagi nya kita akan melakukan upacara pemakaman, mengerti.." saat mengatakan nya, ekspresi nya berubah menjadi tenang. beberapa menit terjadi ini, mereka bergegas dengan kecepatan penuh meluncur kembali ke penginapan di bagian pusat kota.

Berikutnya, chen xiao menatap tersamar samar di wilayah ini, pandangan tidak terbatas. Dia melihat sebagian kota baiyue dengan wilayah itu di batasi garis lintangan tak berujung.

chen xiao menggantung di langit dan saat ini arus aliran kabut hitam dengan ruang spiral itu perlahan lahan memudar.

" Sekarang tidak ada iblis yang menerobos masuk ke kota baiyue, meskipun wilayah ini luas. ada lebih baik nya aku segera kembali sebelum orang lain tidak curiga.."

Dalam hati chen xiao mulai merasa puas melihat ini, dia berbalik belakang dan melambaikan lengan baju nya, satu ruang robekan berbintang terbuka lebar. Chen xiao melangkah secepat kilat dan masuk ke dalam celah itu.

Sementara itu, keesokan harinya, matahari terbit dari arah timur perlahan lahan naik ke permukaan bumi, pancaran sinar nya menembus sela sela pepohonan lebat sehingga menimbulkan bayangan samar.

Begitu pula, binatang spiritual di luar hutan, merasakan sengatan hangat dari cahaya keemasan berangsur angsur menyelimuti tubuh mereka. Dan, aliran sungai tak berujung yang jernih mengalir dengan cepat, menuju kolam besar air terjun secara kompleks.

Kemudian, wilayah hutan bambu sekte zhu tian di sisi selatan, pohon-pohon bambu berdiri kokoh dan menjulang tinggi. Daun-daun bambu secara alami berguncangan saat angin sejuk menghembus dengan lembut, seolah olah menari dalam irama dengan alam yang hening dan damai.

Namun, pada saat ini, li-mei dan minghao bersembunyi di balik beberapa pohon bambu yang kokoh dan tebal, mereka berjongkok di atas tanah. tatapan li-mei berhati hati memastikan hal buruk tidak terjadi pada mereka, sedangkan minghao dengan rasa bersalah melirik li-mei dan merenung sejenak, dia berpikir bahwa melakukan ini adalah cara yang salah. alasan mereka melakukan ini adalah memastikan ketua sekte mereka tidak mencari nya hanya untuk melatih mereka berdua. Sebelum matahari terbit, li-mei sudah menyiapkan rencana untuk menghindari pelatihan ini. Yang awal nya ketua sekte membuat janji dengan li-mei dan minghao untuk berlatih.

Senior, bukan kah guru kita sudah berjanji kepada kita untuk berlatih dengan nya. Mengapa kita harus bersembunyi?, apakah kamu sengaja menghindari latihan ini?" kata Ming hao dengan lantang. Walaupun hati nya tak terkendali rasa takut, dia berusaha untuk tetap rileks.

Stt!, diam dasar bodoh!, ada lebih baik nya kita berlatih sendiri, apakah kamu tidak tahu jika kita berlatih dengan guru kita bisa saja nanti kita tidak bisa makan dan tidur di malam hari.." li-mei memberi nya pukulan, dia memukul kepala minghao dengan sedikit keras dan memperingatkan kepada nya dengan berbisik.

Ming hao langsung mengusap rambut nya berkali kali seolah olah bekas pukulan dari senior nya masih terasa ngilu. tidak lama ini, chen xiao muncul di belakang mereka dan dia merenung sejenak. Apa yang mereka lakukan?. chen xiao terdiam, sesaat dia berdiri di belakang mereka dan menatap kedua murid nya bertingkah dengan curiga.

"senior, apakah kamu yakin jika kita bersembunyi seperti ini?, aku takut guru kita menemukan kita disini.." kata ming hao berbisik.

" itu tidak akan terjadi lagipula kita bersembunyi jauh jauh dari hutan. Aku yakin guru tidak tahu jika kita berada disini.." li-mei terkekeh sedikit. Ekspresi nya berubah dan dia melanjutkan, "aku pernah dengar, kalau guru melatih murid lain sampai tidak bisa istirahat sejenak. Tapi aku yakin bisa saja guru membuat kita bernasib sama dengan murid lain nya, apakah kamu percaya kepadaku? " kata li mei.

More Chapters